
5 Rekomendasi Jajanan Sehat Saat Berbuka Puasa
5 rekomendasi jajanan sehat saat berbuka puasa – Puasa Ramadan adalah momen istimewa untuk membersihkan jiwa dan raga. Namun, setelah seharian menahan lapar dan dahaga, terkadang kita mudah tergoda untuk menyantap makanan manis dan berlemak. Padahal, penting untuk memilih makanan yang sehat dan bergizi saat berbuka puasa agar tubuh tetap fit dan berenergi.
Nah, kali ini kita akan membahas 5 rekomendasi jajanan sehat yang cocok untuk berbuka puasa, yang kaya akan nutrisi dan tetap lezat.
Jajanan sehat tak hanya membantu tubuh mendapatkan energi kembali, tetapi juga menjaga kesehatan dan kebugaran selama bulan Ramadan. Selain itu, memilih jajanan sehat dapat membantu kita terhindar dari berbagai penyakit seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung. Yuk, simak rekomendasi jajanan sehat berikut ini!
Jajanan Sehat Berbuka Puasa
Puasa adalah momen yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kesehatan tubuh. Menjalankan ibadah puasa dengan penuh semangat tentu perlu diimbangi dengan asupan makanan yang sehat dan bergizi. Saat berbuka puasa, kita seringkali tergoda dengan aneka jajanan yang menggugah selera.
Namun, penting untuk memilih jajanan yang tidak hanya lezat tetapi juga menyehatkan.
Memilih jajanan sehat saat berbuka puasa sangat penting untuk menjaga energi dan nutrisi tubuh setelah seharian berpuasa. Selain itu, jajanan sehat dapat membantu mencegah peningkatan kadar gula darah yang drastis dan membantu tubuh kembali beradaptasi dengan asupan makanan.
5 Rekomendasi Jajanan Sehat untuk Berbuka Puasa
Berikut ini adalah 5 rekomendasi jajanan sehat yang bisa kamu coba saat berbuka puasa:
-
Kurma
Saat berbuka puasa, jangan lupa untuk memilih jajanan sehat yang nggak cuma mengenyangkan, tapi juga bermanfaat buat tubuh. Salah satu pilihannya adalah minuman hangat dari temulawak. Selain rasanya yang segar, temulawak juga kaya akan manfaat, terutama bagi anak-anak.
5 manfaat temulawak untuk kesehatan anak bisa kamu cek di sini, lho! Nah, setelah segelas temulawak hangat, kamu bisa lanjutkan dengan makanan ringan seperti kurma, buah, atau puding yang rendah gula. Selamat berbuka puasa!
Kurma merupakan buah yang kaya akan nutrisi, seperti serat, gula alami, vitamin, dan mineral. Kurma juga mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan. Kurma dapat membantu meningkatkan energi dan menjaga kadar gula darah tetap stabil setelah berpuasa.
-
Buah Segar
Bingung mau buka puasa dengan apa? Jangan khawatir, ada banyak pilihan jajanan sehat yang bisa kamu nikmati. Selain enak, beberapa makanan juga bisa membantu meningkatkan kesehatan. Misalnya, buah-buahan yang kaya vitamin dan mineral, seperti yang tercantum di 5 jenis buah yang bantu naikkan kadar trombosit dalam darah.
Buah-buahan seperti pepaya, jambu biji, dan mangga, bisa menjadi pilihan tepat untuk buka puasa. Selain itu, kamu juga bisa memilih kurma, pisang, atau kolak pisang yang manis dan mengenyangkan. Dengan memilih jajanan sehat, kamu bisa berbuka puasa dengan nikmat dan menjaga kesehatan tubuh.
Buah segar seperti pisang, apel, jeruk, dan mangga merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang baik. Buah segar juga rendah kalori dan dapat membantu menyegarkan tubuh setelah berpuasa.
-
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti almond, walnut, dan kacang tanah kaya akan protein, serat, dan lemak sehat. Kacang-kacangan juga mengandung vitamin E dan magnesium yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.
Saat berbuka puasa, penting untuk memilih jajanan sehat yang mengenyangkan dan menyegarkan. Kurma, buah-buahan, dan yogurt bisa jadi pilihan yang tepat. Olahraga juga penting, bahkan untuk anak-anak autis. Mereka bisa menikmati berbagai jenis olahraga seperti renang, bersepeda, atau menari, seperti yang dijelaskan di 5 olahraga untuk anak autis.
Setelah berbuka puasa dan berolahraga, jangan lupa untuk tetap menjaga asupan nutrisi dengan mengonsumsi makanan sehat seperti salad buah atau minuman jus buah.
-
Yogurt
Yogurt merupakan sumber protein, kalsium, dan probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan. Yogurt dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan usus.
-
Oatmeal
Oatmeal merupakan sumber serat, protein, dan vitamin B yang baik. Oatmeal dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan meningkatkan energi setelah berpuasa.
Tabel Jajanan Sehat Berbuka Puasa, 5 rekomendasi jajanan sehat saat berbuka puasa
| Nama Jajanan | Bahan Utama | Nilai Nutrisi | Manfaat Kesehatan |
|---|---|---|---|
| Kurma | Buah kurma | Kaya akan serat, gula alami, vitamin, dan mineral | Meningkatkan energi, menjaga kadar gula darah, dan mengandung antioksidan |
| Buah Segar | Berbagai jenis buah seperti pisang, apel, jeruk, dan mangga | Sumber vitamin, mineral, dan serat | Menyegarkan tubuh, rendah kalori, dan membantu menjaga kesehatan |
| Kacang-kacangan | Almond, walnut, kacang tanah, dan lainnya | Kaya akan protein, serat, dan lemak sehat | Baik untuk kesehatan jantung dan otak, mengandung vitamin E dan magnesium |
| Yogurt | Susu fermentasi | Sumber protein, kalsium, dan probiotik | Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan usus |
| Oatmeal | Gandum utuh | Sumber serat, protein, dan vitamin B | Menjaga kadar gula darah tetap stabil, meningkatkan energi |
Tips Memilih Jajanan Sehat

Puasa bukan berarti harus menahan lapar dan haus saja, tetapi juga harus memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Saat berbuka puasa, kita seringkali tergoda untuk menyantap makanan yang lezat dan manis, namun perlu diingat bahwa tidak semua makanan cocok untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.
Oleh karena itu, memilih jajanan sehat saat berbuka puasa sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan stamina selama menjalankan ibadah puasa.
Memilih jajanan sehat saat berbuka puasa tidak hanya tentang rasa, tetapi juga tentang kebersihan dan kandungan nutrisinya. Jajanan yang sehat biasanya mengandung nutrisi penting seperti protein, karbohidrat kompleks, serat, dan vitamin. Jajanan sehat juga dapat membantu tubuh untuk kembali berenergi setelah seharian berpuasa.
Membedakan Jajanan Sehat dan Kurang Sehat
Membedakan jajanan sehat dan kurang sehat tidaklah sulit. Perhatikan beberapa hal berikut:
- Kandungan gula: Jajanan sehat biasanya memiliki kandungan gula yang rendah atau sedang. Contohnya, buah-buahan, kacang-kacangan, dan yogurt. Sementara jajanan yang kurang sehat biasanya memiliki kandungan gula yang tinggi, seperti kue, es krim, dan minuman manis.
- Kandungan lemak: Jajanan sehat biasanya memiliki kandungan lemak yang rendah atau sedang. Contohnya, buah-buahan, kacang-kacangan, dan roti gandum. Sementara jajanan yang kurang sehat biasanya memiliki kandungan lemak yang tinggi, seperti gorengan, makanan cepat saji, dan makanan berlemak lainnya.
- Kandungan serat: Jajanan sehat biasanya memiliki kandungan serat yang tinggi. Contohnya, buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan. Sementara jajanan yang kurang sehat biasanya memiliki kandungan serat yang rendah, seperti kue, es krim, dan minuman manis.
Tips Memilih Jajanan Sehat
Pilih jajanan yang memiliki kandungan nutrisi tinggi, seperti protein, karbohidrat kompleks, serat, dan vitamin. Hindari jajanan yang mengandung banyak gula, lemak, dan garam. Pastikan jajanan yang Anda pilih berasal dari sumber yang terpercaya dan bersih.
Resep Jajanan Sehat
Puasa bukan berarti harus menghentikan kebiasaan mengonsumsi jajanan. Justru, kita bisa berkreasi dengan membuat jajanan sehat yang lezat dan menyehatkan. Berikut adalah 3 resep jajanan sehat yang mudah dibuat di rumah, dengan bahan-bahan yang mudah didapat dan proses pembuatan yang sederhana.
Resep 1: Kurma Ketan
Kurma ketan adalah jajanan tradisional yang lezat dan menyehatkan. Kurma yang kaya akan serat dan gula alami, dipadukan dengan ketan yang lembut dan gurih, menjadi kombinasi yang sempurna untuk berbuka puasa.
- Siapkan bahan-bahan:
- 100 gram kurma, buang bijinya
- 50 gram ketan putih, cuci bersih dan rendam selama 30 menit
- 100 ml santan kelapa
- 1/2 sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan, ikat simpul
- Gula pasir secukupnya
- Kukus ketan selama 20 menit hingga matang. Setelah matang, angkat dan sisihkan.
- Dalam panci, campurkan santan kelapa, garam, dan daun pandan. Masak hingga mendidih dengan api kecil.
- Masukkan kurma ke dalam panci berisi santan. Aduk rata dan masak hingga kurma empuk.
- Campurkan ketan yang sudah dikukus ke dalam panci berisi kurma dan santan. Aduk rata dan masak hingga semua bahan tercampur sempurna.
- Angkat dan sajikan kurma ketan hangat.
Ilustrasi: [Gambar kurma ketan yang baru dimasak dan siap disantap, terlihat gurih dan menggugah selera]
Resep 2: Pisang Goreng Tepung
Pisang goreng tepung adalah jajanan yang mudah dibuat dan disukai banyak orang. Pisang yang kaya akan kalium dan vitamin B6, digoreng dengan tepung yang renyah, menjadi pilihan yang tepat untuk berbuka puasa.
- Siapkan bahan-bahan:
- 2 buah pisang raja, kupas dan potong-potong
- 100 gram tepung terigu
- 50 gram tepung beras
- 1/2 sendok teh garam
- 1 butir telur
- 100 ml air
- Minyak goreng secukupnya
- Campurkan tepung terigu, tepung beras, garam, dan telur dalam wadah. Aduk rata.
- Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tercampur rata dan memiliki kekentalan yang pas untuk menggoreng.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan. Celupkan potongan pisang ke dalam adonan tepung, lalu goreng hingga kecokelatan.
- Angkat pisang goreng dan tiriskan minyaknya. Sajikan pisang goreng hangat.
Ilustrasi: [Gambar pisang goreng tepung yang baru digoreng, terlihat renyah dan berwarna kecokelatan]
Resep 3: Bubur Kacang Hijau
Bubur kacang hijau adalah makanan yang kaya akan serat dan protein, cocok untuk menu berbuka puasa. Rasa manisnya yang lembut dan gurih, membuat bubur kacang hijau menjadi pilihan yang tepat untuk menyegarkan tubuh setelah seharian berpuasa.
- Siapkan bahan-bahan:
- 100 gram kacang hijau, cuci bersih dan rendam selama 3 jam
- 1 liter air
- 1/2 sendok teh garam
- Gula pasir secukupnya
- Susu kental manis secukupnya (opsional)
- Rebus kacang hijau yang sudah direndam dengan air hingga lunak. Tambahkan garam dan gula pasir sesuai selera.
- Setelah kacang hijau lunak, haluskan sebagian kacang hijau menggunakan blender atau ulekan. Aduk kembali hingga tercampur rata.
- Masak bubur kacang hijau hingga matang dan kental. Tambahkan susu kental manis sesuai selera.
- Angkat dan sajikan bubur kacang hijau hangat.
Ilustrasi: [Gambar bubur kacang hijau yang hangat, terlihat lembut dan gurih]
Tabel Bahan dan Alat
| Resep | Bahan | Alat |
|---|---|---|
| Kurma Ketan |
|
|
| Pisang Goreng Tepung |
|
|
| Bubur Kacang Hijau |
|
|
Kreasi Jajanan Sehat: 5 Rekomendasi Jajanan Sehat Saat Berbuka Puasa

Mencari ide jajanan sehat untuk berbuka puasa? Jangan khawatir! Kamu bisa tetap menikmati kelezatan jajanan favorit tanpa harus mengorbankan kesehatan. Berikut ini beberapa ide kreasi jajanan sehat yang menarik dan unik, dengan memanfaatkan bahan-bahan yang sehat dan lezat.
Ide Kreasi Jajanan Sehat
Dengan sedikit kreativitas, kamu bisa menciptakan jajanan sehat yang lezat dan menarik. Berikut adalah beberapa ide kreasi jajanan sehat yang bisa kamu coba:
- Pancake Buah dan Chia Seed: Campurkan tepung gandum utuh, pisang matang, dan chia seed untuk membuat adonan pancake. Tambahkan potongan buah segar seperti stroberi, blueberry, atau pisang sebagai topping. Chia seed kaya akan serat dan omega-3, memberikan nutrisi tambahan untuk tubuh.
- Smoothie Bowl dengan Granola: Campurkan buah beku seperti mangga, pisang, atau stroberi dengan susu almond atau yogurt untuk membuat smoothie. Tuang smoothie ke dalam mangkuk dan tambahkan topping seperti granola, chia seed, atau potongan buah segar. Smoothie bowl ini kaya akan vitamin, mineral, dan serat, serta memberikan rasa kenyang yang lebih lama.
- Salad Buah dengan Yogurt: Campurkan buah-buahan segar seperti melon, anggur, dan kiwi dengan yogurt rendah lemak. Tambahkan sedikit madu atau sirup maple untuk menambah rasa manis. Salad buah ini menyegarkan dan kaya akan vitamin dan mineral, serta rendah kalori.
- Kue Kering Oat dan Kurma: Campurkan oatmeal, kurma cincang, dan kacang-kacangan untuk membuat kue kering yang sehat. Kue kering ini kaya akan serat, protein, dan energi, serta cocok untuk camilan sore hari.
- Popsicle Buah Segar: Campurkan buah-buahan segar seperti mangga, pisang, atau stroberi dengan air atau jus buah. Tuang campuran ke dalam cetakan popsicle dan bekukan. Popsicle buah segar ini menyegarkan dan rendah kalori, serta bebas gula tambahan.
Tips Mengolah Bahan-bahan Sehat
Mengolah bahan-bahan sehat tidak harus membosankan. Dengan sedikit kreativitas, kamu bisa membuat makanan sehat yang tetap lezat dan menarik. Berikut adalah beberapa tips mengolah bahan-bahan sehat agar lebih kreatif dan inovatif:
- Gunakan bumbu dan rempah-rempah: Bumbu dan rempah-rempah dapat menambahkan rasa dan aroma yang lebih kompleks pada makanan sehat. Misalnya, kamu bisa menambahkan jahe, kunyit, atau kayu manis ke dalam smoothie atau sup.
- Bermain dengan tekstur: Gabungkan berbagai tekstur dalam makanan sehat untuk membuat pengalaman makan lebih menyenangkan. Misalnya, kamu bisa menambahkan kacang-kacangan cincang, biji chia, atau granola ke dalam salad buah.
- Berkreasi dengan warna: Gunakan buah-buahan dan sayuran dengan berbagai warna untuk membuat makanan sehat lebih menarik secara visual. Misalnya, kamu bisa membuat salad buah dengan berbagai warna seperti merah, kuning, dan hijau.
- Manfaatkan alat bantu masak: Gunakan alat bantu masak seperti blender, food processor, atau oven untuk memudahkan pengolahan bahan-bahan sehat. Misalnya, kamu bisa menggunakan blender untuk membuat smoothie atau food processor untuk membuat hummus.
“Jangan takut bereksperimen dengan bahan-bahan sehat dan rasa baru. Kreativitas adalah kunci untuk menciptakan jajanan sehat yang lezat dan menarik.”




